Sakit perut merupakan salah satu hal yang bisa terjadi setelah mengonsumsi makanan pedas. Hal tersebut wajar terjadi karena di dalam cabe yang membuat rasa masakan menjadi pedas, terdapat kandungan capsacin yang dapat mengiritasi lambung.
Oleh karena itulah bagi penderita maag sebaiknya menghindari makanan pedas apabila tidak ingin gejala maag kambuh dan mengalami naik asam lambung.
Akan tetapi sebagai orang Indonesia, pastinya makanan pedas tidak bisa dipisahkan ketika makan sehari-hari.
Sambal juga bisa menjadi tambahan yang akan membuat nasi dan lauk menjadi lebih enak. Tetapi dengan mengenal efek dari makanan yang mengandung cabe tersebut, Anda bisa melakukan beberapa upaya mudah yang tetap dapat menjaga kesehatan walapun sering mengonsumsi masakan citarasa pedas.
Tips Aman Mengonsumsi Makanan Pedas
Karena Indonesia mempunyai banyak sekali kuliner dengan citarasa pedas, tentu saja hal tersebut akan sayang apabila tidak dicoba.
Oleh karena itulah untuk menghindari maag dan menjaga kesehatan pada umumnya, sebaiknya gunakan tips berikut ini ketika makan menu pedas, antara lain:
1. Hindari makan pedas saat perut kosong
Tips mudah pertama adalah dengan menghindari mengonsumsi makanan pedas ketika perut masih kosong. Hal tersebut akan membuat perut kage dan juga akan memaksa lambung bekerja lebih keras untuk mencerna makanan pedas tersebut.
Sehingga apabila mengonsumsi makanan pedas saat perut kosong dapat membuat sakit perut hingga menyebabkan asam lambung naik.
Kondisi tersebut juga akan lebih mudah dialami ketika sudah memiliki riwayat ulkus lambung, sindrom iritasi usus, dan berbagi gangguan pencernaan yang lain.
2. Mengatur porsi makan
Tips kedua yang bisa digunakan agar tidak sakit perut setelah makan pedas adalah dengan memperhatikan porsi makan.
Apabila makan pedas memang akan terasa lebih nikmat dan biasanya semangat untuk menambah porsi. Akan tetapi sebaiknya juga ingat untuk memperhatikan porsi makan.
Jangan sampai makan terlalu berlebihan terutama untuk makanan yang mempunyai rasa pedas. Karena hal tersebut juga akan memberikan efek yang tidak baik untuk kesehatan seperti dapat membuat sakit perut dan gangguan pencernaan lain.
3. Jangan makanan pedas sebelum tidur
Sama seperti jangan makan pedas saat perut kosong, Anda juga sebaiknya tidak mengonsumsi makanan pedas sebelum tidur.
Hal ini akan menyebabkan gangguan pencernaan lebih mudah dan bisa mengganggu tidur. Capcaisin dalam cabai dapat untuk membuat perubahan suhu tubuh.
Sehingga hal tersebut juga dapat membuat refluks asam lambung di malam hari karena isi perut yang naik ke kerongkongan.
4. Minum susu
Tips terakhir yang bisa digunakan untuk pecinta makanan pedas adalah dengan minum usus.
Untuk menetralisir kandungan capsaicin dalam cabai yang dapat membuat sensasi terbakar di mulut, susu bisa menjadi pilihan karena mampu untuk mengikat capsaicin.
Selain itu juga bisa membantu mulut lebih dingin dan meredakan kepedasan dan sensasi terbakar saat makan pedas.
Selain itu cara mudah selanjutnya adalah dengan memastikan cabai yang digunakan untuk masakan rasa pedas adalah yang segar.
Untuk mendapatkan cabai yang segar Anda bisa menggunakan cabai yang masih baru dan segar. Pastikan untuk membelinya di tempat yang tepat seperti di TaniHub yang menawarkan produk dari petani lokal yang dipastikan masih segar ketika sampai di rumah.
Dengan membeli di TaniHub berarti Anda juga turut membantu perekonomian petani lokal cabe.
Tidak ada komentar